Cerita di balik alat yang mengubah cara kreator membuat konten viral
"Saya bikin Clipper karena masalah itu. Kalau kamu sering bikin video panjang, kamu pasti tahu rasanya. Konten sudah niat, durasi panjang, tapi yang nonton cuma sebagian kecil."
Semua dimulai dari rasa frustrasi. Sebagai kreator konten, saya sering menghabiskan waktu berjam-jam merekam podcast dan video panjang. Tapi setelah diupload, views-nya tidak sebanding dengan effort yang dikeluarkan.
Daripada berharap orang nonton 1 jam penuh, kenapa nggak ambil bagian paling kuatnya saja? Tapi masalahnya, mencari momen terbaik dalam video 2 jam itu memakan waktu hampir sama lama dengan produksi kontennya sendiri.
Maka saya memutuskan untuk membangun solusi. AI di dalam Clipper bukan sekadar pemotong video biasa. Dia dilatih untuk mengenali momen yang punya emosi, konflik, atau insight. Bagian yang biasanya bikin orang berhenti scroll.
"Saya pakai ini sendiri. Dan jujur, hasilnya sering lebih tepat dibanding feeling saya."
Kami percaya alat yang baik adalah yang cepat dipakai, bukan yang terlalu kompleks. Fitur sedikit tapi berguna, lebih baik dari banyak tapi jarang dipakai.
Harga sederhana, tidak ada biaya tersembunyi. Privacy jelas, data tidak disimpan sembarangan. Kami ingin kamu percaya, bukan sekadar pakai.
Kami adalah kreator juga. Setiap fitur yang kami bangun, kami pakai sendiri dulu. Jika tidak membantu workflow kami, kami tidak akan rilis.
Bukan sekadar potong video, tapi bantu kamu viral. AI kami dirancang untuk mencari momen dengan potensi engagement tinggi.
Ex-YouTube Creator, 10+ tahun di video production
Background UX design & content strategy
Spesialis NLP dan audio processing
Menghubungkan kami dengan kreator
Kalau kamu bikin podcast, konten edukasi, atau gaming, ini bukan tools tambahan. Ini hampir jadi langkah wajib.
👉 Coba gratis. Kadang satu klip saja sudah cukup buat naik.